fungsi pekerjaan kantor dalam organisasi sebagai berikut kecuali

Poladalam organisasi yang terstruktur baik, harus melakukan pembagian beberapa fungsi dengan matriks sebagai berikut; Fungsi Operasi, Fungsi Kewenangan atau otoritas, Penyimpanan atau arsip, dan. Fungsi pencatatan atau pencatatan. Untuk menjalankan 4 fungsi tersebut, maka institusi yang menjawab dan menjabarkan "siapa yang melakukan apa Fungsipokok manajemen dalam perkantoran yang merupakan pekerjaan manajer seperti berikut: 1. Perencanaan (pleaning) a. Menjelaskan, memantapkan dan memastikan tujuan yang dicapai. b. Meramalkan peristiwa atau keadaan pada waktu yang akan dating. c. Memperkirakan kondisi - kondisi pekerjaan yang dilakuka. DalamKamus Besar Bahasa Indonesia, istilah kantor artinya suatu tempat untuk mengurus pekerjaan, atau tempat bekerja. Ini adalah pusat atau otak dari sebuah perusahaan atau organisasi. Kantor melakukan fungsi klerikal seperti pengumpulan informasi, pencatatan analisis, distribusi informasi dan fungsi eksekutif seperti perencanaan, perumusan Site De Rencontres Pour Les Beaux. MANAJEMEN PERKANTORAN PERAN DAN FUNGSI KANTOR DOSEN PENGAMPU Dr. Saipul Annur, M. Pd. DISUSUN OLEH KELOMPOK 4 MARDIANA MAG’FIRAH GITA MAULANI JUSHUA JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UNIVERSITAS ISLAM NEGRI RADEN FATAH PALEMBANG 2020 BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG MASALAH Kantor adalah sebuah sebutan untuk tempat yang digunakan untuk perniagaan atau perusahaan yang dijalankan secra rutin. Kantor biasanya berupa suatu kamar atau ruangan kecil maupun bangunan bertingkat tinggi. Jadi kantor ini banyak manfaatnya untuk perusahaan ataupun lembaga, oleh sebab itu di setiap perusahaan atau lembaga pasti memiliki kantor untuk mereka berkerja dan mengerjakan tugasnya. Kantor sangat bermanfaat untuk perusahaan ataupun lembaga dan institusi, dengan adanya kantor maka setiap kegiatan yang berupa surat-surat atau pengarsifat disimpan di kantor dan hal-hal yang penting lainya. Kator juga tempat karyawan bekerja dan melanjutkan tugasnya. B. RUMUSAN MASALAH 1. Apa saja peran dari kantor? 2. Apa saja fungsi-fungsi dari kantor? C. TUJUAN PENULISAN 1. Untuk mengetahui apa saja peran dari kantor. 2. Untuk mengetahui apa saja fungsi-fungsi dari kantor. BAB II PEMBAHASAN A. PERAN KANTOR Menurut Kamus Bahasa Indonesia Peranan adalah bagian dari tugas utama yang harus dilaksanakan. Peranan merupakan tindakan atau pola tingkah laku yang dilakukan oleh seseorang, sekelompok orang, organisasi memiliki tugas dan fungsi yang melekat pada masing-masing karakteristik tersebut dalam rangka mengatasi suatu hal maupun permasalahan yang sedang terjadi. Menurut Syahroni, 2017kantor adalah tempat diselengarakanya kegiatan tata usaha dimana terdapat ketergantungan sistem antara orang, teknologi dan prosedur untuk menagani data dan informasi mulai dari menerima, mengumpulkan, mengelola, menyimpan hingga menyalurkan. Pengertian kantor secara etimologi kantor berasal dari Belanda “kantoor” yang berate ruang tempat berkerja, kedudukan pimpinan, jawatan instansi dan sebagainya. Dalam bahasa Inggris “office” mempunyai arti tempat untuk memberikan pelayanan, posisi, atau ruang tempat kerja. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia KKBI, kantor adalah balaigedung, rumah, ruang tempat mengurus suatu pekerjaan perusahaan tempat berkerja. Secara umum, kantor dapat diartikan sebagai tempat dimana dilakukan berbagai macam kegiatan pelaksanaan organisasi dalam ragka mencapai tujuan. Jadi dari pengertian di atas bisa penulis simpulkan bahwa kantor adalah tempat atau rungan untuk mengerjakan pekerjaan perusahaan atau lembaga dalam organisasi untuk mencapai tujuan yang telah direncanakan pada awal kegiatan. Kantor juga tempat pelayanan yang diberikan oleh lembaga atau perusahaan untuk melayanani pelanggan yang ada. Peranan kantor tidak hanya memberikan pelayanan terhadap intern organisasi, tapi juga harus memberikan pelayanan kepada semua pihak dan lini organisasi lower/middle and top, pihak karyawan/pegawai dan masyarakat yang membutuhkan informasi. Informasi atau keterangan yang disajikan haruslah disajikan secara cepat dan akurat dan sudah pasti informasi yang disajikan bisa diberikan sesuai dengan kewenangan setiap kantor. Menurut Syahroni, 2017 Beberapa peran kantor antara lain Melakukan Pelayanan pekerjaan-pekerjaan operatif kantor yang berguna untuk mencapai tujuan organisasi. Membantu pimpinan membuat keputusan yang tepat dengan menyediakan keterangan-keterangan informasi Moekijat, 2013. Melancarkan kehidupan dan perkembangan suatu organisasi, karena fungsinya sebagai pusat ingatan. Memberikan informasi sesuai wewenangnya Pada saat ini, bisa dilihat bahwa hampir semua organisasi baik swasta maupun pemerintah mempunyai kantor yang berfungsi sebagai tempat untuk berbagai kegiatan yang menunjang berjalan organisasi, mulai dari kepegawaian, logistic, pemasaran, humas, produksi dan lain-lain. Bahkan ada beberapa organisasi yang mempunyai lebih dari satu kantor untuk mengolah berbagai informasi. Dan bisa dikatakanbahwa sebuah organisasi formal tidak bisa jalan tanpa memiliki kantor serta kegiatan kantor akan ada pada setiap level organisasi. Tiga pokok peranan kantor yaitu Melayani pelaksanaan pekerjaan operasional guna membantu pelaksanaan pekerjaan pokok untuk mencapai tujuan organisasi. Menyediakan keterangan bagi pemimpin organisasi untuk membuat keputusan atau membuat tindakan yang tepat. Membantu melancarkan kehidupan dan perkembangan organisasi secara keseluruhan. Jadi dari peran kantor diatas penulis simpulkan bahwa kantor memiliki peran yang cukup banyak untuk pelaksanaan kegiatan pelayanan. Pada dasarnya peran kantor bertujuan untuk mencapai tujuan dari sutau organisasi atau perusahaan. Oleh sebab itu kantor sangat diperlukan dalam kegiatan tersebut. B. FUNGSI KANTOR Terdapat beberapa pendapat ahli mengenai fungsi dari sebuah kantor Mills dan Ford 1987 sebagai berikut. Menerima keterangan Mencatat keterangan Mengolah keterangan Memberikan keterangan Melindungi harta kekayaan Menurut Denyer, 1974 kantor adalah untuk memberikan pelayanan komunikasi dan warkat yang secara rinci adalah To receive information letters, price, quotation, etc.. To record information stock, price and personnel records. To arrange information as costing, accounting, etc. To give information sales invoices, estimates, etc. To saveguard assets care of cash, stock, etc. Untuk menerima keterangan misalnya surat-surat, harga, kutipan dan sebagainya. Untuk mencatat keterangan misalnya persediaan, harga dan catatan-catatan kepegawaian. Untuk menyusun keterangan misalnya dalam pembiayaan, pembukuan dan sebagainya. Untuk memberi keterangan misalnya faktur-faktur penjualan, perkiraan-perkiraan dan sebagainya. Untuk penjamin aktiva-aktiva misalnya pemeliharaan uang tunai, persediaan dan sebagainya. Dalam kehidupan organisasi yang berorientasi pada masa depan, usaha penyelenggaraan kegiatan perkantoran perlu ditangani secara profesional, dalam arti bahwa penyelenggaraan kegiatan perkantoran memerlukan pimpinan dan staf yang mengerti akan tugasnya, bersemangat dalam mengejar prestasi. Berdasarkan hal tersebut dapat dikatakan bahwa penyelenggaraan kegiatan perkantoran adalah merupakan inti kehidupan organisasi, karena kantor mempunyai fungsi antara lain Sebagai alat penyambung panca indera bagi pimpinan. Membantu pimpinan dalam perumusan pekerjaan. Membantu pimpinan dalam penyederhanaan sistem manajemen, prosedur dan metode kerja. 4 Membantu pimpinan dalam pelaksanaan kegiatan mencapai tujuan dan melaksanakan kegiatan mencapai tujuan oragnisasi yang berdaya guna. Pada kenyataanya, salah satu kebutuhan manusia, akan diusahakan sepenuhnya melalui organisasi, sehingga organisasi dapat dikatakan semakin maju masyarakat, hidupnya juga semakin tergantung pada kemampuan organisasi untuk menyediakan segala sesuatu yang diperlukannya. Agar supaya organisasi dapat hidup, tumbuh, dan berkembang, dan harus dipimpin oleh seorang pimpinan yang cakap. Organisasi memerlukan tempat sebagai pusat pertemuan, pusat kegiatan, pusat melakukan hubungan, pusat mengambil berbagai keputusan, pusat merencanakan, mengorganisasikan, penggerakkan dan pengawasan pekerjaan. Tempat tersebut memberi arti dan membantu menjalankan fungsi organisasi. Segala macam bentuk penulisan, komunikasi, penghitungan, penggolongan dan penyimpanan arsip, adalah merupakan pekerjaan kantor. BAB III PENUTUP KESIMPULAN Peran dan fungsi kantor sangatlah berguna bagi kegitan pelayanan di organisasi ataupun perusahan, oleh sebab itu kantor digunakan untuk menjadi jalan menwujudkan tujuan dari organisasi tersebut. Peran kantor ialah melayani pekerjaan operatif kantor untuk mencapai tujuan organisasi, membantu pimpinan membuat keputusan yang tepat dengan menyediakan keterangan-keterangan informasi, melancarkan kehidupan dan perkembangan suatu organisasi karena fungsinya sebagai pusat ingatan, memberikan informasi sesuai wewenang. Fungsi kantor ialah Menerima keterangan, Mencatat keterangan, Mengolah keterangan, Memberikan keterangan, Melindungi harta kekayaan. DAFTAR PUSTAKA Denyer, J. C. 1974. Office Management. London Fourth Ediction. Moekijat. 2013. Asministrasi Perkantoran. Bandung CV. Mandar. Syahroni, A. 2017. Peran Kantor Masa Kini dan Masa Depan, Jurnal , Polban. Kamus Besar Bahasa Indonesia. 2016. Retrieved from 3 Peranan Pekerjaan Kantor Dalam kamus bahasa Indonesia susunan WIS Porwardarminta, peranan berasal dari kata “peran” artinya yaitu sesuatu yang menjadi bagian atau yang memegang pimpinan. Dalam hal ini pekerjaan kantor memiliki peranan melancarkan kehidupan dan perkembangan organisasi sebagai suatu keseluruhan, karena fungsinya sebagai pusat ingatan, pusat kegiatan serta sumber dokumen. Seorang pimpinan membutuhkan informasi yang sifatnya umum, yang memberikan pengetahuan secara keseluruhan mengenai perkembangan organisasinya. Berdasarkan uraian tersebut, peranan pekerjaan kantor memiliki dua fungsi, antara lain yaitu 1 Bantuan Bagi Pimpinan Staff Function Pekerjaan kantor terdiri atas kegiatan-kegiatan yang membantu pimpinan dalam merencanakan serta mengendalikan kegiatan organisasi dalam mengambil tindakan dan keputusan, agar tepat pada sasaran yang dituju. 2 Pelayanan Bagi Masyarakat Public Service Pekerjaan kantor, selain merupakan kegiatan yang berperan dalam membantu pimpinan dalam mengambil keputusan, kegiatan lain yang sama pentingnya ialah melayani segenap kegiatan operatif tugas-tugas pokok kantor, baik itu yang bersifat intern ataupun yang bersifat ekstern pelayanan publik. Berbagai tugas pokok kantor tidak akan terlaksana tanpa adanya data dan keterangan yang disiapkan oleh pekerjaan kantor. Lebih jauh bahkan tujuan kantor tidak akan tercapai jika data dan keterangan yang disiapkan kantor tidak sesuai, kurang tepat ataupun keliru. {CATATAN Jangan lewatkan rekomendasi artikel berikut 1 Pengertian Administrasi, Kantor dan Administrasi Perkantoran 2 3 Ciri Pekerjaan Kantor} Peranan pekerjaan terhadap tugas-tugas operatif pada umumnya bersifat pelayanan dalam penyajian segenap bahan keterangan atau warkat sebagai pusat ingatan maupun sumber dukumentasi. Berdasrkan uraian tersebut bisa disimpulkan bahwa peranan pekerjaan kantor anara lain yaitu a Menyediakan keterangan bagi pimpinan organisasi sebagai rujukan untuk menetapkan keputusan atau melakukan tindakan yang tepat. Dalam suatu organisasi atau perusahaan, pekerjaan kantor seperti administrasi, akuntan, dan sebagainya berperan menyimpan berbagai informasi yang dibutuhkan pemimpin organisasi untuk melakukan berbagai kebijakan yang tepat guna. b Melayani pelaksanaan pekerjaan opersional, guna membantu melaksanakan pekerjaan induk untuk mencapai tujuan organisasi. Pekerjaan kantor merupakan pekerjaan yang tidak membutuhkan waktu untuk menghabiskan tenaga di lapangan, akan tetapi di dalam ruangan dan berperang membantu organisasi mencapai tujuannya dengan cara memberikan pelayanan kepada siapapun yang membutuhkan. c Membantu melancarkan kebutuhan perlengkapan serta perkembangan orgasasi sebagai suatu keseluruhan. Pekerja kantor juga dibutuhkan organisasi sebagai divisi perlengkapan yang sewaktu-waktu dibutuhkan oleh pemimpin dan pekerja lapang. Pekerjaan kantor membantu menyediakan banyak hal yang dibutuhkan mulai dari dokumen, keuangan, sampai dengan perekrutan tenaga kerja baru. Pada Kesempatan Kali ini ingin membagikan artikel tentang Kantor Berikut Adalah Pembahasannya Jika kita hadapkan dengan kata kantor’ maka hal pertama yang akan muncul ialah di benak penulis merupakan ruangan khusus orang – orang yang akan memiliki kekuasaan ataupun kendali organisasi atau pun perusahaan. Ya, kantor memang merupakan ruangan maupun tempat khusus yang akan digunakan oleh orang – orang yang memiliki kendali maupun kekuasaan dalam aktivitas pengendalian bidang organisasi tertentu. Ruang kantor juga biasanya banyak memiliki fungsi umum berupa tempat bekerja bagi personel perusahaan, dan fungsi khusus berupa tempat pengumpulan atau penyebaran informasi organisasi, serta sebagai tempat penyimpanan dokumen organisasi yang aman. Besar atau kecilnya ukuran ruangan kantor juga biasanya akan dipengaruhi oleh jumlah atau tingkat jabatan personil yang sedang bekerja di kantor tersebut. Fungsi Kantor 1. Menerima Informasi Fungsi kantor yang pertama merupakan sebagai wadah yang sering digunakan untuk menerima maupun mengumpulkan informasi. Dalam praktinya, setiap pihak terkait yang memiliki kepentingan dalam organisasi atau perusahaan juga biasanya dapat memberikan maupun melaporkan informasi apapun yang terkait dengan perusahaanebut ter secara langsung ke kantornya. 2. Memberikan Informasi Fungsi kantor yang kedua meruapakan sebagai bagian yang akan berfungsi sebagai pemberi maupun penyebar informasi. Ketika sebuah organisasi sudah sangat berkembang atau juga dikelola oleh banyak personel, maka akses informasi akan lebih susah untuk disebarkan luaskan. Nah maka dari itu, untuk mengatasi hal ini, organisasi atau perusahaan juga biasanya menjadikan kantor sebagai wadah atau pun central informasi yang valid maupun tepercaya bagi setiap personel perusahaan. 3. Pelindung Aset Fungsi kantor yang ketiga merupakan sebagai tempat maupun wadah yang sering digunakan untuk mengumpulkan, menyimpan, atau juga melindungi aset berupa dokumen – dokumen perusahaan / instansi pemilik kantor. Seperti yang kita semua ketahui bersama, setiap perusahaan maupun organisasi, pasti memiliki banyak sekali berkas penting yang berbentuk file – file atau dokumen – dokumen. Nah maka dari itu, agar file dan dokumen ini tidak berantakan kemana – mana maupun lebih mudah untuk ditemukan, maka seluruh berkas ini maka biasanya akan disimpan di dalam braknas kantor. Tujuan Kantor Tujuan kantor sebagai pemberi pelayanan komunikasi atapun perekaman. Sedangkan fungsi dari kantor adalah sebagai berikut yaitu Menerima informasi. Menerima informasi dalam bentuk surat, penggilan telepon, pesanan, faktur,maupun laporan mengenai berbagai kegiatan bisnis. Merekam dan menyimpan data-data serta informasi. Tujuan pembuatan rekaman merupakan sedang menyiapkan informasi sesegera mungkin apabila manajemen meminta informasi tersebut. Mengatur informasi Informasi yang akan diakumulasi oleh kantor jarang dalam bentuk yang sama layaknya akan ketika diberikan, seperti mengumpulkan informasi maupunsumber-sumber -yang berbeda dan membuat perhitungan/pembukuan. Memberi informasi Bila dimana manajemen diminta sejumlah informasi yang akan diperlukan, kantor segera memberikan informasi tersebut dari rekaman yang tersedia. Sebagian informasi -yang diberikan bersifat rutin, sebagian bersifat khusus. Melindungi aset yakni dengan mengamati secara cermat berbagai kegiatan dalam perusahaan seperti diperlihatkan di dalam rekaman dan mengantisipasi segala hal yang -tidak menguntungkan yang mungkin terjadi. Ciri-Ciri Kantor Adapun ciri-ciri dari kantor, yang diantaranya terdiri dari, yakni Sebagai alat untuk menyambung pancaindra maupun juga ingatan pimpinan organisasi. Membantu pimpinan dalam merumuskan pekerjaan, metode kerja ataupun pederhanaan sistem manajemen. Dapat Membantu administrasi atau tata usaha dalam mencapai targetnya. Contoh Kantor Modern di Indonesia 1. Virtual Office Sesuai dengan namanya, sebuah virtual office tidak akan benar-benar nyata secara fisik. Yang ditawarkannya merupakan alamat surat atau poin kontak yang bisa dihubungi. contohnya, sebuah startup sedang menjalankan bisnisnya dari rumah, tetapi menyewa virtual office yang di gedung perkantoran. Maka itu, startup tersebut seakan beralamat di gedung perkantoran di mana virtual office berada. nah, walaupun startup ini sedang dijalankan di rumah, bisnis tersebut akan tetap mendapatkan kredibilitas di antara pengguna potensialnya. Selain itu juga, dengan mengalamatkan urusan bisnis kepada virtual office, pengusaha yang sedang bekerja dari rumah akan terjaga privasinya karena urusan bisnis tidak akan dialamatkan ke rumah pribadi. Beberapa keuntungan komunikasi yang sering ditawarkan virtual office merupakan resepsionis, asisten, call center, atau yang lainnya. Selain itu, ada juga space service, yang akan melibatkan alamat prestisius yang biasa ditawarkan sebuah virtual office. Servis ini juga memberikan alamat profesional, alamat surat, tempat meeting, maupun kesempatan dapat menyewa tempat untuk sementara waktu. 2. Serviced Office Tempat kerja yang satu ini bukan hanya dimna akan menyediakan tempat tetapi juga ada segala pengurusnya. Sebuah manajemen fasilitas yang akan menjadi pengurusnya akan menyewakan ruangan kerja ataupun lantai kerja untuk beberapa perusahaan berbeda. Biasanya juga serviced office juga akan terletak di pusat bisnis di kota-kota besar. Tujuan dibentuknya ruang kantor serviced office merupakan untuk dapat memberikan fleksibilitas bagi pengusaha yang sering menggunakannya karena biasanya juga dapat disewa dengan sangat mudah. Unsur unsur Kantor Gedung yang terdiri dari bangunan, ruangan-ruangan dan juga perlengkapan lainnya. Personil yang diantaranya terdiri dari seluruh orang yang ada hubungannya dengan organisasi yang terdapat di kantor, misalnya seperti pimpinan, karyawan dan lain-lain. Peralatan yang terdiri dari alat atau mesin-mesin yang ada dikantor. Jenis-jenis Pekerjaan Kantor 1. Menghimpun Yaitu kegiatan mencari dan mengusahakan tersedianya segala informasi yang belum ada atau informasi yang masih berserakan dimana-mana sehingga siap digunakan saat diperlukan. Contoh mengumpulkan data, mencari informasi, membuat kliping dll. 2. Mencatat Merupakan kegiatan tulis-menulis mengenai data-data yang diperlukan sehingga berwujud tulisan yang mempunyai arti, dapat dikirim dan disimpan. Contoh membuat surat, membuat notula, mencatat kegiatan, dll. 3. Mengolah Merupakan berbagai macam kegiatan untuk mengerjakan data dan informasi agar dapat tersaji dalam bentuk laporan yang lebih berguna. Contoh membuat rekapitulasi data, membuat laporan tertulis, membuat laporan keuangan. 4. Menggandakan Merupakan kegiatan memperbanyak informasi dengan berbagai cara dan alat sebanyak jumlah yang diperlukan. Contoh memfotokopi surat, mencetak informasi, dll. 5. Mengirim Kegiatan menyampaikan informasi dengan berbagai cara dan alat dari satu pihak kapada pihak lain. Contoh mengirim e-mail, faksimili, surat. 6. Menyimpan Kegiatan meletakkan informasi dengan berbagai cara dan alat ditempat tertentu yang aman. Contoh menyimpan surat/ arsip, menyimpan data/ informasi ke komputer, menyusun buku di perpustakaan. 7. Melakukan komunikasi Kegiatan melakkuan pengiriman ide/ gagasan kepada pihak lain baik langsung ataupun menggunakan media dan mendapat respon dari penerima pesan. Contoh correspondence, telepon, teleconference. 8. Menghitung Kegiatan melakukan penetapan data yang berkaitan dengan angka. Contoh menghitung hasil penjualan, menghitung data keuangan. 9. Pekerjaan lain pekerjaan-pekerjaan kantor lain yang mendukung tugas utama perusahaan. Contoh pelayanan tamu, kurir, cleaning service. Demikianlah artikel tentang √Kantor Pengertian, Fungsi, Tujuan, Ciri dan Contoh Kantor Modern dari semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. A. Pengertian Organisasi Istilah organisasi berasal dari bahasa Yunani yaitu Organon, atau dalam bahasa Latin, Organum yang artinya alat, bagian, anggota, atau badan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI, organisasi adalah 1. Kesatuan susunan yang terdiri atas bagian-bagian orang dalam perkumpulan untuk mencapai tujuan tertentu 2. Kelompok kerjasama antara orang-orang yang diadakan untuk mencapai tujuan bersama. Ciri-ciri organisasi 1. Terdapat sekelompok orang dua orang atau lebih 2. Ada kerjasama 3. Ada tujuan bersama B. Prinsip-prinsip Organisasi 1. Prinsip Perumusan Tujuan Tujuan organisasi harus jelas karena akan menentukan kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan oleh organisasi tersebut. 2. Prinsip Pembagian Kerja Organisasi harus melakukan pembagian tugas untuk menghindari kemungkinan terjadinya tumpang tindih pekerjaan dan penumpukan pekerjaan pada suatu unit kerja. 3. Prinsip Pendelegasian Kekuasaan /Wewenang Dalam menjalankan kegiatan, suatu unit harus diberi kekuasaan/ wewenang untuk melaksanakan tugasnya agar dapat dimintai pertanggungjawaban. 4. Prinsip Tingkat Pengawasan Berjalannya sebuah organisasi dalam mencapai tujuan yang telah ditentukan harus dipastikan selalu menjalankan sistem pengawasan, agar tercapai tujuannya. 5. Prinsip Rentang Manajemen Dalam sebuah organisasi perlu diperhatikan efektivitas dan efisiensi seorang pemimpin dapat membawahi berapa jumlah orang yang dipimpinnya sehingga pemimpin dapat melakukan kepemimpinannya secara efektif dan efisien serta dapat melakukan pengawasan yang optimal. 6. Prinsip Kesatuan Perintah Dalam sebuah organisasi, seorang bawahan biasanya mempunyai seorang atasan, menerima perintah dari atasan dan memberikan pertanggungjawaban atas pelaksanaan tugasnya. 7. Prinsip Koordinasi Adalah usaha mengarahkan kegiatan seluruh unit-unit organisasi agar tertuju pada pencapaian tujuan organisasi secara keseluruhan. C. Bentuk-bentuk Organisasi 1. Organisasi Garis / Lini Pada bentuk organisasi lini/ garis, lalu lintas wewenang dan tangggungjawab berjalan secara lurus dan vertical melalui saluran tunggal sehingga bentuk struktur organisasinya lebih sederhana. Kelebihan bentuk organisasi Garis/ lini , antara lain a. kesatuan perintah lebih terjamin karena pimpinan berada pada satu tangan b. proses pengambilan keputusan dapat berjalan lebih cepat c. rasa kesetiakawanan antar karyawan lebih tinggi karena lebih saling kenal Kekurangan bentuk organisasi lini/ garis, antara lain a. seluruh organisasi sangat bergantung pada satu orang sehingga jika pimpinan tersebut tidak mampu maka akan terancam jatuh b. biasanya pimpinan akan lebih cenderung bersifat otoriter c. karyawan akan lebih sulit untuk berkembang 2. Organisasi Garis dan Staf Pada bentuk ini, unit-unit organisasi disusun menurut garis lurus , tetapi pada unit pimpinan ditambah tenaga staf sebagai tenaga ahli perorangan atau suatu unit khusus yang bertugas memberikan bantuan-bantuan keahlian kepada pimpinan organisasi. Kelebihan bentuk organisasi garis dan staf, antara lain a. memudahkan untuk pengambilan keputusan yang tepat karena adanya staf ahli b. cocok digunakan untuk organisasi besar yang memiliki tugas dan tujuan yang luas c. lebih mudah untuk menerapkan “ the right man on the right place” Kekurangan dari bentuk organisasi garis dan staf, antara lain a. kesetiakawanan antar karyawan sulit dibina karena luasnya organisasi dan jumlah karyawannya banyak sehingga tidak saling mengenal b. koordinasi sulit dilakukkan karena kompleksnya susunan organisasi 3. Organisasi Fungsional Pada organisasi fungsional, seorang pimpinan tidak memiliki bawahan yang jelas karena setiap pimpinan berwenang untuk memberikan perintah kepada bawahan jika ada hubungannya dengan fungsi pimpinan tersebut. Kelebihan bentuk organisasi fungsional, antara lain a. pembagian tugas-tugas menjadi lebih jelas b. spesialisasi karyawan dapat lebih dikembangkan c. spesialisasi karyawan dapat dimanfaatkan lebih maksimal, karena masing-masing fungsi dipegang oleh orang yang ahli di bidangnya. Kekurangan bentuk organisasi garis dan staf, antara lain a. sulit untuk melakukan tour of duty perputaran pekerjaan karena para karyawan telah terspesialisasi b. karyawan sulit bekerja sama dan lebih mementingkan spesialisasinya sehingga sulit melakukan koordinasi c. tidak ada kesatuan perintah karena karyawan dapat menerima perintah dari beberapa atasan yang sama-sama memiliki kekuasaan. D. Pengertian Pekerjaan Kantor Umumnya, pekerjaan kantor disebut juga clerical work pekerjaan tulis atau paper work pekerjaan kertas. Di Indonesia pekerjaan kantor sering disebut dengan pekerjaan tata usaha atau administrasi. Berikut beberapa pengertian pekerjaan kantor menurut beberapa ahli 1. George R. Terry Pekerjaan perkantoran meliputi penyampaian keterangan secara lisan dan pembuatan warkat-warkat tertulis dan laporan-laporan sebagai cara untuk meringkaskan banyak hal dengan cepat, guna menyediakan suatu landasan fakta bagi tindakan pengawasan pimpinan. 2. William Leffingwell dan Edwin Robinson Pekerjaan kantor berkenaan dengan warkat-warkat dari badan usaha, pembuatan warkat-warkat, dan pemeliharaannya untuk digunakan mencari keterangan di kemudian hari. 3. Geoffrey Mills dan Oliver Standingford Pekerjaan kantor menekankan pada fungsi kantor, yaitu menyediakan suatu pelayanan mengenai komunikasi dan warkat, antara lain menerima, mencatat, mengolah, memberikan keterangan dan melindungi harta kekayaan. Kesimpulan Pekerjaan kantor adalah pekerjaan penunjang tugas utama /pokok, yang berkaitan dengan pekerjaan dibidang tulis-menulis, catat mencatat yang berhubungan dengan pekerjaan kertas, maupun pelayanan. Dengan kata lain, pekerjaan kantor berkaitan dengan kegiatan tata usaha yang dilakukan di setiap organisasi/ perusahaan mulai dari pucuk pimpinan tertinggi sampai tingkatan terendah. E. Fungsi Pekerjaan Kantor Fungsi pekerjaan kantor dalam organisasi, antara lain 1 Memberikan pelayanan terhadap pelaksanaan pekerjaan-pekerjaan operatif untuk mencapai tujuan organisasi. 2 Menyediakan informasi/ keterangan bagi pimpinan organisasi untuk membuat keputusan. 3 Membantu kelancaran perkembangan organisasi secara keseluruhan bersambung sumber Fungsi pekerjaan kantorPekerjaan kantor adalah pekerjaan penunjang tugas utama /pokok, yang berkaitan dengan pekerjaan dibidang tulis-menulis, catat mencatat yang berhubungan dengan pekerjaan kertas, maupun kata lain, pekerjaan kantor berkaitan dengan kegiatan tata usaha yang dilakukan di setiap organisasi/ perusahaan mulai dari pucuk pimpinan tertinggi sampai tingkatan terendah. Fungsi dari pekerjaan kantor pada prinsipnya adalah memberikan layanan informasi dan perekaman dalam bidang jasa-jasa perkantoran untuk mencapai tujuan organisasi. Mills menjabarkan fungsi pekerjaan kantor menjadi delapan yaitu Menerima informasi. Contoh dari bentuk informasi yang umumnya diterima adalah surat, panggilan telepon, pesanan faktur dan laporan mengenai berbagai kegiatan informasi, tujuannya adalah agar informasi dapat disiapkan segera apabila manajemen memintanya. Contoh bentuk rekaman operasi yaitu korespondensi, pesanan dan informasi, yaitu memastikan agar informasi yang diterima benar dan informasi. Kantor bertanggungjawab mensuplai informasi dalam bentuk yang paling baik dalam melayani manajemen. Contohnya adalah penyiapan faktur, penetapan harga, laporan statistik, laporan keuangan, dan laporan – laporan pada informasi. Kantor memberikan informasi dari rekamannya bila manajemen meminta. Informasi yang dibagikan dapat bersifat rutin, maupun khusus dapat secara lisan maupun tertulis. Contohnya pesanan, anggaran faktur, laporan asset. Mengamati secara cermat urusan dalam perusahaan seperti menjaga keakuratan rekaman dan memperingatkan manajemen mengenai apa saja yang tidak menguntungkan yang mungkin informasi. Kantor harus menyimpan informasi yang diterima dengan baik agar mudah dicari apabila manajemen membutuhkannya. Lihat Video Dibawah Ini Siapa Tahu Bermanfaat Untuk Kamu

fungsi pekerjaan kantor dalam organisasi sebagai berikut kecuali